BAB Lancar = Pencernaan Sehat.

19 February 2019


Pencernaan sehat kerap dikaitkan dengan BAB lancar. Sebenarnya, benar atau tidak sih, BAB lancar itu berarti pencernaan sehat? Bagaimana menurutmu? Kali ini kita akan membahas mengenai kesehatan pencernaan dan hubungannya dengan BAB. Simak terus artikel ini ya, Yogurtarian.

 

Macam-Macam Gangguan Pencernaan

 

Di antara banyaknya penyakit yang mungkin menginfeksi tubuh kita, salah satu yang paling berbahaya adalah penyakit pencernaan. Tentunya, banyak penyakit yang berhubungan dengan buang air besar, seperti diare dan sembelit. Tapi tidak dapat dipungkiri bahwa satu-satunya masalah pencernaan berawal dari buang air besar lho, Yogurtarian.

 

Tersebutlah beberapa jenis penyakit pencernaan seperti asam lambung (GERD), irritable bowel syndrome (IBS) dan inflammatory bowel disease (IBD), merupakan penyakit-penyakit pencernaan yang membahayakan, bahkan bisa bersifat kronis.

 

Asam Lambung (GERD)

 

Penyakit ini ditandai dengan rasa tidak nyaman pada dada, kesulitan menelan, batuk kering, terasa asam pada mulut, dan radang tenggorokan. Penyakit ini dapat menyerang siapa saja pada usia berapa saja, terutama yang mengkonsumsi obat-obatan yang menyebabkan iritasi pada lambung, minum banyak alkohol, dan mengalami gangguan mental atau depresi.

 

Irritable Bowel Syndrome (IBS)

 

Lain halnya dengan GERD, para dokter masih belum yakin penyebab pasti seseorang bisa mengidap IBS. Faktor-faktor yang diyakini dapat mempengaruhi seseorang terkena IBS di antaranya masalah sinyal otak ke usus, sensitivitas terhadap rasa sakit, perkembangan bakteri di usus kecil, sensitivitas terhadap makanan, faktor genetik, dan penyakit kejiwaan. Gejalanya ditandai dengan perubahan frekuensi BAB atau perubahan bentuk kotoran.

 

Inflammatory Bowel Disease (IBD)

 

Nah, penyakit pencernaan yang terakhir kita bahas adalah IBD. IBD diyakini oleh dokter merupakan penyakit yang terkait dengan genetik dan sistem imun. Penyebab lainnya masih belum diketahui. Gejalanya antara lain nyeri pada perut disertai diare, kelelahan, BAB tidak tuntas, kehilangan nafsu makan dan penurunan berat badan, berkeringat pada malam hari, dan pendarahan pada rektum.

 

Bagaimana Mencegah dan Mengatasinya?

 

Yogurtarian, penyakit-penyakit di atas membutuhkan penanganan dokter sesegera mungkin. Apabila dirasa timbul gejala dari penyakit-penyakit pencernaan di atas, harus segera ke dokter ya. Sementara itu, kita bisa mencegahnya dengan cara menjaga berat badan yang sehat, menghentikan kebiasaan merokok dan minum alkohol, dan menjaga rutinitas tidur yang baik. Tak lupa juga mengkonsumsi probiotik dan prebiotik, dan menghindari makanan dan minuman yang dirasa dapat memicu asam lambung atau maag.

 

Bagaimana Yogurtarian? Ternyata BAB lancar, meskipun merupakan salah satu pertanda pencernaan yang sehat, namun tidak serta merta berarti pencernaan sehat bila BAB lancar lho. Ayo mulai jaga kesehatan pencernaan kita! (Q)