#FromSachi: Sachi Berberes ala Marie Kondo

22 August 2019


Halo Yogurtarian-tachi, kembali lagi bersamaku, Sachi! Baru-baru ini tren beres-beres ala Marie Kondo sedang meledak ya. Tidak hanya di Jepang lho, tapi juga di seluruh dunia. Bahkan Konmari (panggilan akrab Marie Kondo) memiliki tayangan sendiri di Netflix lho!

Jujur ya, aku waktu pindahan ke Jepang kemarin, aku mencoba praktek dengan berberes barang-barang yang masih ingin ku simpan dan yang akan ku bawa ke Jepang, dan berhasil! Jadi, kali ini aku ingin berbagi tips berberes ala Konmari. Ikuti terus ceritaku ya.

Siapa Itu Marie Kondo?

#FromSachi: Sachi Berberes ala Marie Kondo

Marie Kondo adalah seorang konsultan pengorganisasian dan penulis buku yang berasal dari Jepang. Lahir pada 9 Oktober 1984, Marie Kondo yang akrab disapa Konmari ini telah menulis buku The Life-Changing Magic of Tidying Up, yang kemudian menjadi best seller di Jepang dan Eropa, serta diterjemahkan ke dalam bahasa 30 negara. Ia masuk ke dalam daftar 100 most influental people di tahun 2015 oleh majalah Times.

Metode berberes Marie Kondo

Marie Kondo menciptakan metode pengorganisasian barang berbasis apakah benda tersebut memberikan kebahagiaan bagi kita atau tidak. Kalau tidak, berarti sudah saatnya barang tersebut dibuang atau disumbangkan. Konmari mengajarkan metode berberes ini dalam bukunya, The Life-Changing Magic of Tidying Up.

Yuk Mulai Berberes!

Sudah siap untuk berberes ala Marie Kondo? Yuk kita mulai beres-beres. Pertama, kumpulkan semua barang dalam satu kategori, bukan berdasarkan ruangan. Kumpulkan barang-barang tersebut sampai semuanya terlihat oleh mata. Urutannya dimulai dari barang yang memiliki nilai sentimental kecil. Misalnya kalau aku, aku mulai dari pakaian, buku, kertas, komono (macam-macam benda kecil), lalu benda yang memiliki nilai sentimental besar seperti foto dalam pigura.

Nah, sekarang ambil contoh kita sedang membereskan pakaian. Sambil melipat pakaiannya satu-persatu, coba bayangkan apakah pakaian yang sedang kamu pegang itu memberikan kebahagiaan bagimu? Bila tidak, misalnya kamu merasa sudah tidak mau mengenakannya lagi atau sudah tidak muat, berarti sudah waktunya pakaian tersebut dibuang atau disumbangkan. Lakukan terus hingga semua pakaian terlipat dengan rapi.

Selanjutnya adalah memberi “rumah” untuk benda-benda yang sudah kita pilah-pilah tadi. Benda-benda tersebut harus tersimpan dengan rapi di dalam tempat penyimpanannya, kalau tidak cukup, berarti kita harus menyiapkan “rumah” tambahan untuk benda-benda tersebut. Susun barang-barang tersebut hingga semuanya terlihat mata. Untuk pakaian, susun secara vertikal.

Kamar Impianmu Kini Bersih dan Indah

Berberes memang memerlukan waktu dan tenaga yang besar, Yogurtarian-tachi. Tetapi bila kita berberes dengan senang hati, waktu seakan terbang begitu saja dan tahu-tahu kamar kita sudah rapi! Gimana, tertarik mencoba teknik berberes ala Marie Kondo? Ayo ajak orang tua dan saudaramu untuk ikutan berberes, dan rumahmu bakal menjadi rumah impian yang membawa kebahagiaan! (Sachi)